Kamis, 10 April 2014

Belajar Pada Nyamuk

Nyamuk, adalah binatang yang sangat menjengkelkan bagi saya. Sebenarnya bukan gigitannya saja yang membuat gatal tetapi lebih pada suaranya yang mendenging itu. Malam hari setelah sunyi mata hendak terpejam tiba-tiba ada suara nyamuk yang begitu nyaring padahal hanya satu tetapi sangat membuat jengkel. Begitu lampu di nyalakan sang nyamuk tadi yang berisik terus menghilang entah kemana, sudah seluruh kamar di obrak abrik tetep saja dia tidak nongol. Begitu terus hingga berkali-kali. Saya sendiri tidak betah menggunakan obat nyamuk baik elektrik, oles, semprot maupun bakar. Kami tidak kuat dengan baunya, dan kami memilih menyeterilkan kamar sebelum tidur saja.

Ada suatu ketika saya bangun pagi- pagi dan mendapati si nyamuk sudah teler kekenyangan dengan perut buncit kemerah-merahan menempel di lantai atau di kaca. Sepertinya dia 'kemlekeren' kalau bahasa jawanya atau sangat kenyang sehingga tidak mampu untuk terbang jauh. Walhasil dengan mudah saya menepuknya, dan kalaupun ada yang mampu terbangpun itu seperti pesawat terbang yang kelebihan muatan yang terbang oleng dan sempoyongan sehingga mudah di tangkap.

Saya hanya berpikir, begitulah jika makluk itu serakah atau rakus akhirnya malah menemui kesulitannya sendiri. Layaknya sifat manusia yang tak cepat puas atau tak pernah merasa cukup dalam hidupnya. Seperti sebuah kantong yang bolong, mau di isi sebanyak apapun tak bakalan pernah penuh. Bahkan nyamuk saja mungkin hanya sebatas mengisi perutnya saja, tidak langsung menumpuk darah di kantong-kantong plastik atau di sarangnya. Binatang saja yang menampung makanan sepengetahuan saya kebanyakan dari binatang musiman, dimana menyiapkan makanan hanya untuk cadangan makan ketika musim yang menyulitkannya mencari makanan. Berbeda dengan manusia, punya sepeda pengin punya motor setelah punya motor pengin punya mobil, setelah punya satu mobil pengin dua mobil dan seterusnya. Kalau mau di turuti bakalan gak ada habisnya. Belum lagi harta yang lainnya yang di tumpuk dimana-mana tanah, rumah, simpanan dan lainnya, belum lagi haus akan kekuasaan. Sudah jadi ketua RT mau jadi kepala dusun, sudah jadi kepala dusun mau jadi kepala desa, setelah jadi kepala desa mau jadi camat dan selanjutnya.

Kisah ke rakusan manusia ini pun mengingatkan saya tentang Raja Midas, yang berharap kekayaan dari sentuhannya. Saking rakusnya harta, berharap segala sesuatu yang di sentuh akan menjadi emas, walhasil dia sendiri kelaparan karena makan yang di sentuhnya juga jadi emas. 

Semoga saja, kita bisa mencontoh sifat baik dari binatang yang tak kalah remeh ini. Jangan terlampau rakus akan segala sesuatu, karena segala sesuatu ini kelak akan di mintai pertanggung jawabannya. Semakin banyak yang kita miliki semakin besar pertanggung jawabannya. Ukuran ke imanan kita bukan hanya pada seberapa banyak harta yang kita miliki, tapi seberapa banyak ibadah dan amal kebaikan kita. Tidak hanya anda, saya dan kita semua semoga di hindarkan dari sifat rakus ini, dan semoga memo ini bisa mengingatkan kita sewaktu kita lupa. Amin.

Selasa, 08 April 2014

Pengetahuan Nenek Moyang

Ingat kelahiran anak saya, maka saya juga ingat tentang tali pusarnya yang masih saya simpan hingga sekarang. Orang tua jaman dulu memberi tahu jika tali pusar bayi yang sudah kering itu agar di simpan di wadah tertentu. Katanya sih nantinya buat obat anak kita apabila terkena sakit baik panas demam atau yang laninya. Terlepas waktu itu bagi saya dengan masih bertanya tanya bagaimana bisa itu untuk mengobati, saya hanya menjalankan saja apa yang di katakan orang tua saya. Karena ya itu tadi, saya selalu positif thinking kalau di nasehati hal -hal yang agak tidak masuk akal cenderung seperti pamali, mitos, atau apalah namanya itu. Saya berpikir bahwa mereka nenek moyang dan leluhur kita itu pasti menyampaikan hal itu untuk kebaikan kita, hanya saja saya yakin kita saja yang belum mengetahui alasannya. Jadi cenderung melaksanakan saja tanpa tahu kenapa dan kenapanya.

Kata ibu kalau anak panas atau demam rendaman tali pusar itu jika di minumkan bisa menurunkan panasnya. Tetapi ternyata jauh lebih dari pada itu tali pusar itu memiliki manfaat yang lebih hebat. Baru setelah beberapa tahun lalu sel punca ini 'ngetrend' lah istilahnya, karena dari berbagai penelitian di singapura sana bahwa ada manfaat dari sel punca atau sel darah awal di plasenta ini yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Seperti leukimia, tumor dan penyakit lainnya yang saat ini masih sulit di temukan obatnya. Bank sel punca ini sudah ada juga yang di mulai di negara singapura dan tentunya penyimpanan sel darah ini juga memakan biaya yang tidak murah bahkan jutaan rupiah. 

Nah, baru kita ketahui bahwa apa yang di sampaikan orang tua kita itu, yang sudah di turunkan dari nenek moyang puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu itu ternyata benar. Bahkan kita tahu baru-baru ini saja setelah ada bukti secara klinis tentang kebenarannya. Jadi, benar bukan jika kita menuruti nasehat nenek moyang kita, yang terkesan 'kampungan' aneh atau apalah itu. Jangan buru-buru mengatakan hal itu takhayul atau mitos atau pamali, kita saja yang belum tahu alasannya.

Mungkin masih banyak hal-hal lainnya juga yang berasal dari 'kata' nenek moyang kita yang belum tersingkap jawabannya hingga saat ini. Tetapi kita yakin bahwa mereka juga orang yang memiliki pengetahuan yang jauh lebih hebat dari kita. Bayangkan saja saat itu belum ada laboratorium secanggih saat ini, belum ada tenaga medis yang sepintar saat ini, tetapi mereka sudah menemukan hal yang jauh melebihi apa yang bisa di lakukan oleh kalangan medis saat ini. Amazing bukan.

Demikian saja posting kali ini, semoga ada manfaat bagi yang membacanya. Semoga kita semua selalu di berikan kesehatan sehingga kita bisa beraktifitas dengan lebih baik, amin.

Senin, 07 April 2014

Kerinduan

"Aku tak tahu berapa banyak cinta yang dituangkan-Nya padaku beberapa malam kemarin, tapi rasanya mabuk hormon yang membuatku amat sangat merindukan"
"Kamu, aku dan mungkin mereka juga, kalau ada, menciptakan diri kita yang lain untuk berlari dari rasa sakit. Padahal rasa sakit itu tak pernah pergi kemana, hanya kita sekedar melupakannya" 
"Berat rasanya ketika kamu sudah memberikan segala-galanya dan bahkan kita seperti tiada baginya. Sakit rasanya ketika angan sudah membawa terbang jauh kelangit dan kenyataan menghempas kita seketika, lantas kita pura -pura tak terjadi apa-apa"

Sabtu, 05 April 2014

AMELY BUAH HATI KAMI

AMELY BUAH HATI KAMI

April, bulan yang paling menentukan bagi negara ini, maka bagi kami pun bulan april ini bulan yang spesial. Bulan ini tujuh tahun yang lalu adalah bulan yang paling kami tunggu-tunggu. Kamu, yang mungil dan lucu hadir di antara kami. Terhitung mulai tanggal inilah mama merasakan tanda -tanda kehadiranmu, jam tiga sore. Tiga koma satu kilogram, berkulit putih bersih dengan rambut lebat nan hitam. Rasa sakit selama beberapa hari itu terbayar sudah dengan melihat wajahmu.

Selamat Ulang Tahun, panjang umur selalu, sehat selalu semakin sayang ayah dan mama, dan pinter di sekolah, dan rajin sholatnya ya nak. Apapun cita -citamu kelak ayah dan mama akan bantu kamu untuk mewujudkannya, belajar yang rajin ya. Semoga Allah Swt mengabulkannya, amin.

Jika kamu dulu setiap ulang tahun selalu minta boneka barbie atau kue ulang tahun, kali ini kamu meminta hal yang seperti tahun lalu kamu minta, buku. Mungkin seringnya kami membawamu ke perpustakaan, dan ke toko buku membuat kamu menyukai buku juga. Buku bacaan kamu juga sudah bervariasi bukan lagi melulu cerita putri-putrian lagi, ada buku komik sains dll yang mulai kamu baca. 

Happy b'day Amely, wish you all the best, doa mama dan ayah akan selalu menyertai langkah-langkahmu, amin.

Jumat, 04 April 2014

PENYEDAP MAKANAN DAN BAHAN PENGGANTINYA

Suka memasak apalagi seorang ibu tentu tahu yang namanya bahan penyedap makanan. Saya sendiri sudah cukup lama mengurangi pemakaian dalam masakan bahkan pernah sama sekali tidak memakainya. Tetapi lidah saya yang terbiasa tidak merasakan penyedap masakan membuat saya sangat peka dengan makanan makanan yang memakai penyedap itu. Semisal, dalam bakso, soto atau penganan olahan lainnya seperti sosis, tempura, siomay, batagor, otak-otak dll. Makanan yang saya sebutkan tadi di jual bebas di pasaran dan bagi lidah saya tentu saja saya tahu ada di tambahkan penyedap makanan yang cukup banyak. Bahkan untuk sekedar bakso giling yang di jual di supermarket ataupun sosis yang sangat di sukai anak- anak. Saya juga cukup kaget bahkan di dalam garam dapur, kecap, saos yang saya beli juga di tambahkan penyedap itu. Karena apa? karena saya merasakannya. Saya pastikan semua makanan kemasan di supermarket itupun di tambah penyedap ini.

Nah, apa bedanya dengan masakan tanpa penyedap?
Saya sudah bertahun tahun memasak tanpa penyedap masakan yang banyak beredar di pasaran itu. Perbedaan yang cukup mencolok adalah bahwa masakan dengan tingkat kematangan yang sama apabila yang satu di beri penyedap dan yang satu tidak, maka makanan yang tanpa penyedap lebih cepat basi. Itu saya coba berulang-ulang, bahkan saya sandingkan dengan masakan matang yang saya beli di warung juga tetap saja lebih cepat basi. Maka saya tahu makanan di warung itupun banyak memakai penyedap makanan. Selain menambah gurih dan mantap juga mengawetkan makanan. Nah, inilah yang saya khawatirkan.

Contoh lainnya adalah ketika saya dan kawan suka membeli soto atau bakso, saya coba pesan ke bapak yang membuatnya untuk tidak memakai penyedap dan rasanya, sangat - sangat jauh berbeda. Sepertinya rasa bakso itu langsung hambar. Jadi kesimpulan saya dan ketika saya mengamati juga bagaimana bapak itu memasukkan beberapa sendok penyedap ke mangkok juga, saya tahu bahwa kekuatan rasa bakso itu ada di penyedap itu juga.

Maka dari itu saya rekomendasikan beberapa bahan pengganti penyedap kemasan itu, yang antara lain (lagi lagi ini versi saya ya):
( ah iya ini murni bahan mentah ya bukan saos, bukan kecap, atau bahan yang sudah jadi kemasan di  jual di pasaran)

  • Bawang merah atau bawang putih. Mau di goreng terus di taburkan di masakan, atau di haluskan pada bumbu. Saya rekomendasikan di iris dan di goreng sebelum anda memasukkan bumbu utama, karena ini menambah sedap masakan dengan sendirinya. Laper bukan kalau lewat di jalan membaui bawang merah yang sedang di goreng hehe.
  • Kaldu dari Ayam atau sapi atau unggas lainnya. Membuat kaldu dengan merebus ayam atau sapi dan menyimpan kaldunya di wadah tersendiri kemudian menyimpan di kulkas sangat di anjurkan. Atau bisa juga menyampur sedikit bahan itu pada masakan anda.
  • Gula dan Garam. Masakan mana yang tidak menggunakan keduanya? Nah, inilah duo yang melezatkan masakan anda selanjutnya. Tinggal ukurannya saja sesuai selera.
  • Pete atau Petai. Bagi yang tidak suka silahkan pilih bahan lain. Bagi yang suka silahkan campur di masakan ada bau tersendiri yang membuat nafsu makan datang.
  • Telur, Ikan-ikanan, atau Udang. Semua ini hampir sama dengan pembuatan kaldu atau penggunaan pete. Tinggal tambahkan sedikit saja dalam makanan akan menghasilkan kaldu dan aroma yang mengundang selera makanan. Kemungkinan juga di masak sebagai bahan utama.
  • Tempe. Orang kampung saya di sana suka sekali memasak dengan aroma tempe yang setengah busuk. Baunya sangat khas pada masakan tertentu. Kalau orang jawa barat mungkin dengan Tauco ya, fermentasi kedelai juga.

Yah saya kira baru itu saja yang dapat saya ingat, semoga bermanfaat. Apabila belum bisa tidak memakai sama sekali setidaknya bisa mengurangi pemakaiannya karena saya juga membaca berbagai artikel tentang efek sampingnya yang cukup berbahaya. Selamat memasak.

Kamis, 03 April 2014

CARA MENGATASI PATAH HATI

Patah hati, pasti sebagian dari kita pernah mengalaminya. Bagi sebagian kita sangat tidak nyaman dan sulit sekali buat move on dari gebetan atau mantan pacar. Mulai hitungan hari, minggu hingga hitungan tahun juga ada yang masih belum bisa move on. Dari masih suka mewek dengerin lagu kesukaan ketika pacaran, lewat tempat biasa makan masih deg-degan, masih suka intip si dia di Facebook atau masih nyimpen foto mantan bahkan pesan-pesan di BBM, whatsApp atau yang lain. 

Sebagian dari kita ketika lagi sedih-sedihnya justru sukanya dengerin lagu yang melow yang bikin nangis kejer dan ngabisin tisu. Padahal itu salah, kita malah tambah galau gak ketulungan. Mungkin untuk awalnya tumpahkan saja tangismu biar plong, tetapi untuk selanjutnya perlu ada tindakan untuk mengatasinya bukan. Sebagian yang lain lebih senang curhat ke teman atau rekan terdekat. Sebenarnya ini cara yang sudah di uji coba hehe dan sepertinya cukup berhasil bagi saya dan beberapa teman cewek saya, dan semoga berhasil bagi anda juga. Kenapa teman cewek karena saya belum di curhatin teman- teman yang cowok hehe. Cara mengatasi patah hati versi saya ini di jamin salah satunya mampu mengatasi patah hati anda, hehe...semoga :

  • Jika biasanya kita pengennya nangis aja, coba dengerin lagu-lagu yang rada kenceng semisal lagu-lagu rock atau lagu-lagu yang lebih bikin seneng bukan lagu melow.
  • Cara kedua melupakan dengan mencari pasangan baru. Bisa dengan berkenalan dengan teman baru atau jalan dengan kawan lama kita yang lain. Maksud saya tidak harus melulu untuk di jadikan pasangan atau kekasih ya. Bisa saja berteman saja, tetapi kekasih juga di rekomendasikan kata teman saya.
  • Cara lainnya adalah dengan makan. Iya, makanan yang kita makan juga mempengaruhi mood kita. Katanya makanan seperti cokelat mampu meredakan kecemasan dan lebih membuat tenang dan bahagia. Makanan yang banyak mengandung karbo juga mampu membuat kita lebih gampang tidur agar tidak insomnia. Coba saja dengan berbagai makanan dan porsi yang ekstra hehe.
  • Cara selanjutnya dengan berwisata. Travelling dengan teman satu genk yang isinya tentu saja misalnya cewek ya cewek semua. Jangan sampai justru dengan kawan yang bawa pasangan masing masing malah bikin tambah nyesek. Saat kita mengunjungi tempat baru yang belum pernah kita kunjungi akan membuat kita sejenak melupakan masalah kita terlebih travelling ramai -ramai bareng temen. Dan dengan ini pula akan membuka kesempatan bagi kita untuk bertemu orang-orang baru juga.
  • Selanjutnya, cara yang lain adalah dengan menghapus kenangan dengan mantan. Misalnya masih ada foto berdua dengan mantan ya kita singkirkan, mau di buang mau di bakar mau di rongsokin juga gak papa. Semisal ada lagu kenangan yang bikin pas dengernya kita jadi kacau balau ya di delete dahulu dari playlist lagu kita. Pokoknya apa saja yang membuat kita mengingat si mantan ini sebaiknya kita singkirkan atau kita hindari dahulu, sampai waktu yang tidak terbatas. Iya, maksud saya sampai kita siap menghadapi kenyataan hehe.
  • Cara yang lain lagi, kata teman saya dengan menyibukkan diri, sering-sering sendiri apalagi tidak ada yang di lakukan membuat kita akan berpikir tentang mantan dan semua kenangannya. Jadi lebih baik kita bergaul dengan kawan-kawan kita dan melakukan banyak kegiatan. Bisa saja masak bersama, makan bersama, jalan-jalan bareng, atau bersih- bersih rumah bareng-bareng dll. Pokoknya menyibukkan diri sesibuk-sibuknya, kalau tidak ada ya coba bantuin teman-teman anda. Membantu sesama bukankah juga mendapat pahala.
  • Berdoa, katanya dengan berdoa hati kita lebih tenang, kita pasrahkan saja pada Tuhan apa yang telah terjadi itu. Siapa tahu dia memang bukan jodoh kita dan kita di berikan penggantinya yang lebih baik. Amin. Ini cara yang paling kalem dan sangat di sarankan sekaligus cara paling akhir yang perlu di uji cobakan. Barangkali ada yang mau menambahkan berdasar pengalaman pribadi, monggo saja di share di komentar hehe.
Ya saya rasa ini saja posting singkat kali ini. Semoga ada manfaat bagi yang membaca, dan semoga anda yang patah hati bisa move on secepatnya, terimakasih. Ingat kata pepatah, patah satu tumbuh seribu, ok. Hehe..opo maksud'e coba. 

Sabtu, 08 Maret 2014

Keseimbangan

Cantik itu "Relatif"
(kataku, kata temanku, kata seseorang yang pernah saya baca dan kata seseorang yang pernah saya dengar juga)

Mungkin itu kata yang pantas untuk menjelaskan apa yang kemarin dan teman saya alami.
Siang itu ada sepasang anak manusia ( wuihhh ) maksud saya seorang lelaki dan seorang wanita yang datang menemui kami. Mereka bertanya alamat kepada kami berdua ( alamat palsu hehe) dan setelah mereka pergi kami melanjutkan pekerjaan kami dengan tenang. Kemudian tiba tiba kami sudah terlibat percakapan tentang sepasang manusia tadi. Kami sama sama takjub bercampur heran dan beberapa gram ketidak percayaan ( halah) dengan apa yang kami lihat barusan.

Update Berkebun