Sabtu, 08 Maret 2014

Tentang Sebuah Kebebasan

Sebuah kebebasan....yang kebablasan.
Ada orang yang terkadang merasa beruntung karena ketidak-tahuannya.
Tetapi kita diberi keleluasaan untuk belajar.
Sehingga kita tidak dalam kebodohan atau ketidak tahuan itu.
Kitapun bisa salah jika membiarkan diri dalam ketidak-tahuan itu.
Saya justru bingung jika merasa tahu tentang banyak hal.
Kapasitas saya hanya sebagai manusia.

Sebuah lukisan ada kanvasnya

Mana mungkin lukisan terhampar tanpa tepi.
Sebuah tulisan ada kertas dan bidang penulisannya.
Tulisan berapapun panjangnya ada halaman demi halamannya.
Ada paragraf demi paragrafnya. Sebanyak apapun tulisan itu.
Ada batasannya.


Saya suka memasak.

Sesekali suka browsing menu masakan yang simple dan mudah saja.
Karena saya tak pandai memasak, saya belajar dari yang bisa memasak.
Saya juga mengoleksi banyak tabloid masak memasak.
Menu yang paling simple hingga yang paling jlimet.
Bahkan saya suka acara masak memasak di televisi.
Tetapi tidak semua menu itu saya coba, baru satu dua saja.
Karena saya tidak pandai memasak itu tadi.
Jadi saya coba memasak yang saya bisa saja dahulu
Dan saya berhenti mencari-cari menu masakan lagi.
Karena terkadang praktek itu tak semudah teorinya.

Seperti ketika kita makan, tidak satu piring kita masukkan semua ke mulut (terus gimana caranya)

Cukup sesuap demi sesuap saja. Lama-lama juga satu piring habis.

Ah sudahlah ini tulisan saya yang lagi galau karena masakan yang gagal saja.

Jangan dianggap serius hehe.

2 komentar:

  1. :-) menarik
    benar sekali renungan singkatnya...
    meski sedang galau..

    kita memang memiliki keterbatasan
    tetapi dengan belajar menjadi bisa
    dan proses untuk menjadi bisa itu memang tak mudah
    kadang jatuh, sekali atau beberapa kali bahkan berkali-kali
    oke
    '
    terus semangat :-)
    semoga makin enak masakannya dan bagi2 ya kak :-)

    BalasHapus
  2. Rain Cintz : iya sedang galau karena bikin masakan dan gagal hehe
    maksudku praktek itu terkadang lebih sulit dari teorinya yang kelihatannya gampang

    yup aku tetep semangat masak kok, kalau di paketin antar basi deh
    kalau mau ya ke jogja dulu hehehe

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.