Jumat, 04 April 2014

PENYEDAP MAKANAN DAN BAHAN PENGGANTINYA

Suka memasak apalagi seorang ibu tentu tahu yang namanya bahan penyedap makanan. Saya sendiri sudah cukup lama mengurangi pemakaian dalam masakan bahkan pernah sama sekali tidak memakainya. Tetapi lidah saya yang terbiasa tidak merasakan penyedap masakan membuat saya sangat peka dengan makanan makanan yang memakai penyedap itu. Semisal, dalam bakso, soto atau penganan olahan lainnya seperti sosis, tempura, siomay, batagor, otak-otak dll. Makanan yang saya sebutkan tadi di jual bebas di pasaran dan bagi lidah saya tentu saja saya tahu ada di tambahkan penyedap makanan yang cukup banyak. Bahkan untuk sekedar bakso giling yang di jual di supermarket ataupun sosis yang sangat di sukai anak- anak. Saya juga cukup kaget bahkan di dalam garam dapur, kecap, saos yang saya beli juga di tambahkan penyedap itu. Karena apa? karena saya merasakannya. Saya pastikan semua makanan kemasan di supermarket itupun di tambah penyedap ini.

Nah, apa bedanya dengan masakan tanpa penyedap?
Saya sudah bertahun tahun memasak tanpa penyedap masakan yang banyak beredar di pasaran itu. Perbedaan yang cukup mencolok adalah bahwa masakan dengan tingkat kematangan yang sama apabila yang satu di beri penyedap dan yang satu tidak, maka makanan yang tanpa penyedap lebih cepat basi. Itu saya coba berulang-ulang, bahkan saya sandingkan dengan masakan matang yang saya beli di warung juga tetap saja lebih cepat basi. Maka saya tahu makanan di warung itupun banyak memakai penyedap makanan. Selain menambah gurih dan mantap juga mengawetkan makanan. Nah, inilah yang saya khawatirkan.

Contoh lainnya adalah ketika saya dan kawan suka membeli soto atau bakso, saya coba pesan ke bapak yang membuatnya untuk tidak memakai penyedap dan rasanya, sangat - sangat jauh berbeda. Sepertinya rasa bakso itu langsung hambar. Jadi kesimpulan saya dan ketika saya mengamati juga bagaimana bapak itu memasukkan beberapa sendok penyedap ke mangkok juga, saya tahu bahwa kekuatan rasa bakso itu ada di penyedap itu juga.

Maka dari itu saya rekomendasikan beberapa bahan pengganti penyedap kemasan itu, yang antara lain (lagi lagi ini versi saya ya):
( ah iya ini murni bahan mentah ya bukan saos, bukan kecap, atau bahan yang sudah jadi kemasan di  jual di pasaran)

  • Bawang merah atau bawang putih. Mau di goreng terus di taburkan di masakan, atau di haluskan pada bumbu. Saya rekomendasikan di iris dan di goreng sebelum anda memasukkan bumbu utama, karena ini menambah sedap masakan dengan sendirinya. Laper bukan kalau lewat di jalan membaui bawang merah yang sedang di goreng hehe.
  • Kaldu dari Ayam atau sapi atau unggas lainnya. Membuat kaldu dengan merebus ayam atau sapi dan menyimpan kaldunya di wadah tersendiri kemudian menyimpan di kulkas sangat di anjurkan. Atau bisa juga menyampur sedikit bahan itu pada masakan anda.
  • Gula dan Garam. Masakan mana yang tidak menggunakan keduanya? Nah, inilah duo yang melezatkan masakan anda selanjutnya. Tinggal ukurannya saja sesuai selera.
  • Pete atau Petai. Bagi yang tidak suka silahkan pilih bahan lain. Bagi yang suka silahkan campur di masakan ada bau tersendiri yang membuat nafsu makan datang.
  • Telur, Ikan-ikanan, atau Udang. Semua ini hampir sama dengan pembuatan kaldu atau penggunaan pete. Tinggal tambahkan sedikit saja dalam makanan akan menghasilkan kaldu dan aroma yang mengundang selera makanan. Kemungkinan juga di masak sebagai bahan utama.
  • Tempe. Orang kampung saya di sana suka sekali memasak dengan aroma tempe yang setengah busuk. Baunya sangat khas pada masakan tertentu. Kalau orang jawa barat mungkin dengan Tauco ya, fermentasi kedelai juga.

Yah saya kira baru itu saja yang dapat saya ingat, semoga bermanfaat. Apabila belum bisa tidak memakai sama sekali setidaknya bisa mengurangi pemakaiannya karena saya juga membaca berbagai artikel tentang efek sampingnya yang cukup berbahaya. Selamat memasak.

3 komentar:

  1. Tulisan ringan dan sangar bermanfaat untuk menambah pengetahuan khusus nya bidang masak memasak nuh terimakasih

    Meski saya tak pandai memasang dan tak peka, tapi posting ini sangar bermanfaat kak. Walau saya jarang masak ndiri pula :-)

    Pengen sih peka terhdap rasa2 tapi lidahku kurang bisa membedakan kecuali yang sangat mencolok perbedaan rasanya. Apakah bisa dilatih dengan cara seperti mb di atas?

    BalasHapus
  2. Fikri : ya semoga bermanfaat saja, sebenarnya ini juga tips simpel yang orang sebagian juga sudah tahu, dilatih ? ah biasa saja, kalau sudah terbiasa gak pakai penyedap juga bakal tahu

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.