Minggu, 30 Desember 2012

Bagaimanakah Cara Merawat Hamster

Bagaimanakah cara merawat hamster

Binatang yang satu ini mirip dengan tikus, dan memang masih keluarga tikus mungkin. Wujudnya yang imut dan berwarna warni cukup menarik untuk dipelihara. Beberapa waktu yang lalu saya pernah memelihara hamster ini, kira kira bulan Oktober 2010. Sekarang sudah tidak lagi. 

Hamster ini banyak jenisnya dari syrian, robowroski, campbell, winter white dan lain lainnya. Setahu saya paling imut dan lincah adalah robowroski serta paling susah di ternakkan sehingga harganya cukup mahal. Sedangkan campbell paling mudah di ternakkan dan bagi pemula pun biasanya cukup berhasil menernakkannya. Salah satu jenis campbell setahu saya ada yang bermata merah ( seperti foto diatas ) dan cukup galak serta biasa menggigit jika di pegang. Ada pula winter white yang bulunya bisa berubah warna sesuai cuaca. Sedangkan jenis syrian berukuran lebih besar mirip marmut dan agak pemalas ( suka tidur ). Ada pula jenis hybrid perpaduan antara campbell dan winter white. Tetapi dikalangan penyuka hamster perkawinan lintas jenis sangat tidak dianjurkan karena akan merusak kemurnian jenis itu sendiri. 


Memelihara hamster ini ternyata tidak begitu sulit, hanya harus rajin memberi makan dan membersihkan kandangnya saja. Kesulitan akan muncul di kala si hamster mulai beranak pinak, apabila belum pernah memelihara sebaiknya memilih satu jenis saja ( betina saja atau jantan saja). Kerepotan muncul karena si hamter yang beranak akan sangat agresif bahkan bisa memakan anaknya jika anaknya terkena sentuhan tangan manusia. Hal ini terjadi beberapa kali dengan anak hamster saya. Ketika sudah melahirkan anak anaknya sebaiknya pisahkan dengan si jantan. Tempatkan di tempat yang agak gelap dan agak sepi kalau bisa tutup kandang (  jangan dilihat lihat terus ). Jangan ganti alas ( baik pasir ataupun kayu serut ) hingga anak hamster kurang lebih 2 minggu atau anaknya sudah keluar sarang. Anak hamster setelah terbuka matanya, keluar bulunya dan bisa berjalan jalan maka berikan makanan lunak. Makanan induknya selama mengasuh si anak harus benar benar tercukupi. Agar tidak terlalu lembab jangan berikan sayuran atau makanan basah lain. Apabila memungkinkan sehabis beranak berilah jangkrik atau belalang muda untuk makanan induknya ( sebagai pengganti nutrisinya ). Anak anak hamster ini biasanya akan dibuatkan sarang dan ditutupi oleh induknya.

Bagaimanakah cara merawat hamster

Setelah anak hamster berumur kurang lebih dua minggu dan sudah keluar sarang, maka kandang bisa di bersihkan dan di ganti alasnya. Selanjutnya pemberian makan dan penggantian alas seperti biasa. Pisahkan si anak setelah berumur kurang lebih 2 bulan, umur sekian hamster sudah bisa mandiri ( tidak menyusu induknya lagi ). Umur segitu juga si hamster sudah siap untuk di jual ( apabila malas memelihara ) dan segera pisahkan dengan induk karena mereka sudah siap berreproduksi. 

Oh ya makanan hamster bermacam macam dari yang paling umum yaitu biji bunga matahari, biji bijian lainnya, ada juga semacam pelet khusus hamster. Makanan tambahan bisa sayuran seperti wortel atau kol tetapi jangan banyak banyak dan cepat di ganti jika tersisa agar tidak berbau. Makanan yang saya berikan juga belalang, ternyata hamster sangat suka ini, terutama hamster betina yang memiliki anak. Berikan minum berupa air di wadah khusus tetapi jangan terlalu banyak agar tempat hamster tidak basah atau terlalu lembab. Biji bunga matahari katanya bisa membuat kegemukan jadi jangan terlalu banyak. Hamster suka menimbun makanannya di sarang jika berlebih jadi jangan heran sekejab saja makanan habis di tempat makanannya.

Sediakan juga mainan hamster karena hamster adalah binatang yang aktif dan juga supaya hamster tidak gampang stres. Hamster akan aktif juga di malam hari. 

4 komentar:

  1. Weh... gampang gigit...
    gimana kah rasanya digigit hamster?
    n giginya tajam tak?

    .hem... cepat ya tumbuh dan siapnya hamster untuk bereproduksi...

    BalasHapus
  2. Fikri thufailly : iya ada jenis campbell yang matanya merah tuh agak galak,jenis panda katanya jinak
    sakit lah kalau di gigit, bisa berdarah bahkan
    tajam kan tentunya

    iya jenis pengerat memang cepat berkembang biak kan

    BalasHapus
  3. wah bisa sampai berdarah..
    tajam n serem... tergambar dari matanya yg merah...

    oh begitu

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.