Senin, 23 Februari 2015

WISATA AIR TERJUN WATU JONGGOL

Tempat Wisata Di Kulon Progo

Wisata alam di daerah Kulon Progo cukup beragam. Bukan hanya pantainya seperti pantai Glagah hingga pantai Congot, bendungan Sermo, goa Kiskendo hingga ke wisata alam pedesaan. Salah satunya desa wisata Nglinggo

Selain wisata tersebut juga ada cukup banyak pesona air terjun yang baru- baru ini baru saya ketahui juga. Salah satunya air terjun Watu Jonggol. Air terjun dalam bahasa Jawa disebut juga grojogan. Persisnya berada di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh Kulon Progo. Menuju kesana satu arah juga bisa ditemui wisata lain seperti kebun teh (masih satu wilayah), air terjun Sidoharjo, dan juga ke puncak Suroloyo.

WISATA AIR TERJUN WATU JONGGOL



Bagaimana Menuju ke Air Terjun Watu Jonggol

Sebenarnya saya baru tahu juga wisata ini dari seorang kawan saya yang bahkan dari luar daerah. Langsung saja menuju air terjun Watu Jonggol atau Watu Congol tersebut melalui jalan Godean apabila dari arah Yogyakarta. Dari jalan Godean lurus ke arah barat hingga ketemu perempatan Nanggulan ambil arah kanan ke daerah Dekso. Lurus ikuti jalan saja sampai ke sebuah pertigaan yang di tenaghnya ada sebuah tugu itu merupakan pertigaan Dekso. Dari pertigaan Dekso ke kiri ikuti jalan panjang menuju daerah perbukitan Menoreh.

Jalan yang dilalui lumayan jauh sekitar 7 Km lebih, pokoknya ikuti jalan terus hingga bertemu pertigaan pasar Plono disitu ada tulisan ke arah kebun teh dan air terjun Watu Jonggol warna merah besar di dinding pasar. Ambil jalan sesuai petunjuk, jalannya agak kecil menanjak terus ke atas. Siapkan kendaraan sebaik- baiknya juga isi bensin penuh jika khawatir, meskipun di sepanjang jalan ada penjual bensin juga. Apabila kurang yakin bertanya saja pada penduduk di situ, biasanya pada hari libur banyak pengunjung yang bersepeda motor jadi tidak sendirian alias ramai - ramai. Sepanjang jalan melewati hutan dan perkampungan pemandangan sangat indah dengan barisan pegunungan yang cantik. Tetapi sekali lagi siapkan fisik dan kendaraan sebaik -baiknya. Bahkan kondisi jalan yang berkelok dan menanjak juga ada yang dijaga oleh pemuda -pemuda daerah situ untuk keamanan para pengendara. Kondisi jalan sudah aspal dan lumayan bagus sampai di tempat wisata.


Biaya Masuk Obyek Wisata dan Lainnya

Setelah sampai pada sebuah papan penunjuk arah warna hijau air terjun Watu Jonggol ke arah kiri sedang kebun teh terus saja lurus. Tiket hanya Rp 3.000 saja permotor waktu kemarin saya kesana dan parkir motor Rp 2.000 saja, tiket sudah termasuk ke wisata kebun teh.

WISATA AIR TERJUN WATU JONGGOL

Jangan khawatir, disana ada penjual makanan semacam siomay, mie instan dan minuman lainnya. Jalan menuju ke air terjun Watu Jonggol cukup ekstrim dan curam, hati-hati saja karena pengaman masih minim hanya pegangan dari bambu. Melewati sebuah jembatan kita sudah melihat air terjunnya, ada rumah-rumahan juga di dekat situ. Sekalilagi fisik siapkan sebaik mungkin karena jalanan naik turun. Lebih baik kesana disaat tidak hujan karena jalan ke air terjun yang turun ke bawah tebing cukup berbahaya jika basah apalagi hujan. Semua rasa capai terbayar ketika melihat sejuknya air terjun. 

Untuk oleh-oleh banyak buah durian dan rambutan yang baru musim saat ini. Harganya cukup terjangkau. Penjual makanan semacam warung atau toko swalayan cukup banyak di sepanjang jalan. Selain itu tempat ibadah seperti mushola dan masjid juga ada di jalan menuju ke sana.

Demikian semoga bermanfaat sobat.

8 komentar:

  1. Kelihatannya makan durian sambil liat air terjunnya enak tuh mbak :) Sayang jauh juga nih lokasinya :)

    BalasHapus
  2. Arief WS : hehe iya, malah banyak anak muda kok yang kesana, mungkin perlu fisik kuat juga sih naik naik bukit, gak begitu jauh kok dari kota Yogya melipir dikit ke arah barat

    BalasHapus
  3. Kalau ada banyak penjual makanan, semoga para pengunjung sadar akan kebersihan tempat wisata ya.. gak buang sampah sembarangan.

    BalasHapus
  4. Hilda Ikka : Nah itu betul, pas kesana tempat sampah sudah ada kok, tapi ya tidak disemua tempat sih. Kalau menurutku sih masih lumayan bersih. Thanks ya udah folback :)

    BalasHapus
  5. asli kereeen banget , jadiin explore kulon progo yaa :D

    BalasHapus
  6. Nabil Fayadh : iyap, silahkan jika hendak main ke sana :)
    bisa juga tuh idenya hehe, makasih sudah berkunjung ya

    BalasHapus
  7. Itu daerah mana ya? jogja kah?

    Hm, tidak ada foto yang agak jauh dari objek ya mbak...

    BalasHapus
  8. Rain Cintz : iya Jogja, tepatnya di Samigaluh Kulon Progo
    ada sih buat dokumentasi pribadi, yang tengah agak jauh itu ambil fotonya

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.