Selasa, 07 Juli 2015

Gadis Kecil Pemberani

"...Gadis-gadis sebelum kamu punya masalah yang sama, tapi sayangnya mereka tidak berani bicara. Kami akan melakukan apapun demi melindungimu. Dan kami tak akan membiarkanmu dikembalikan kepada suamimu, tak akan pernah. Janji." kata Abdel Wahed pada Nujood Ali.

Usianya baru sepuluh tahun, saya ulangi sepuluh tahun, dan sudah menjadi janda. Dialah Nujood Ali dari Yaman. Kisahnya mungkin sudah terjadi tahun 2008 lalu dan parlemen Yaman telah meloloskan undang-undang baru yang menaikkan usia akhil balig yang legal menjadi tujuh belas tahun baik bagi laki-laki atau perempuan. Semua bermula dari gadis kecil Nujood Ali yang pemberani mengajukan perceraian di pengadilan seorang diri. Perceraian dengan lelaki yang usianya tiga kali lipat usianya.


"..Bukan saja dia menyakitiku, tetapi keluargaku sendiri, membelanya..." Nujood Ali.

Kisah ini saya baca di buku "Saya Nujood, Usia 10 dan Janda" yang ditulis oleh Nujood Ali dan Delphine Minoui. Nujood lahir tahun 1998, majalah Glamour memilihnya menjadi "Women of the Year" pada 2008. Delphine Minoui sendiri seorang jurnalis Prancis kelahiran 1974. 

Buku ini berkisah tentang perjalanan Nujood berusia 10 tahun untuk memperoleh perceraiannya dengan suaminya yang menikahinya. Gadis kecil muslim taat melaksanakan shalat lima waktu, puasa dan rajin membantu orang tua dan kakaknya. Saya rasa kemiskinan menjadi satu-satunya alasan pernikahannya, dan bagaimana peran orang-orang yang lebih tua di sekelilingnya mendukung pernikahan itu sebagai sesuatu yang wajar. Orang tua yang seharusnya melindunginya justru merekalah yang melemparkannya ke jurang penderitaan.

Saya tak habis pikir bagaimana ada di bagian bumi ini di suatu desa kecil di Yaman ada peribahasa suku "Untuk menjamin perkawinan bahagia, nikahilah gadis berusia sembilan tahun."  Peribahasa paling tolol yang saya baca.

Saya tidak bisa membayangkan, seandainya tidak ada kisah Nujood jadi parlemen Yaman tidak akan mengesahkan undang-undang itu? jadi harus dengan peristiwa mengerikan dahulu hingga dilihat seluruh dunia maka mata mereka baru terbuka. Saya menduga masih banyak kisah memilukan lain di ujung dunia sana yang belum terungkap mata dunia. Jangan sampai kita hidup tetapi 'tidur' di dunia ini.

Sesuatu itu tidak akan berubah, sampai dimulai oleh anda sendiri yang merubahnya.

Demikian tentang buku secara singkat, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.