Senin, 19 Oktober 2015

Deja Vu

Pernahkah kamu mengalami deja vu?

Deja vu adalah frasa Perancis yang artinya secara harafiah adalah pernah melihat atau pernah merasa maksudnya adalah mengalami suatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya.
(sumber Wikipedia)

Saat kita sedang berbincang dengan seorang kawan, kemudian kita teringat kita pernah mengalami itu, bahkan kita tahu kemudian apa yang bakal dia katakan dan apa yang selanjutnya mereka lakukan. Seakan-akan kita tahu dan pernah mengalami kejadian yang sedang kamu alami saat itu. Kita seakan sedang mengulang waktu yang pernah kita lewati. Sehebat itukah kita sehingga bisa mengalami perjalanan menembus waktu, atau bahkan jadi hebat karena bisa meramalkan kejadian waktu itu?

Benarkah begitu?

Kamu masih suka berpikir kesana-kemari dan terus berpikir tiada henti. Misalnya kita sedang duduk makan siang, tetapi ada sederet panjang hal yang kita pikirkan hanya dalam waktu kurang dari satu jam itu. Memikirkan ujian yang sulit sekolah, kemudian beralih memikirkan pacar yang sedang marah, kemudian memikirkan ibu yang memarahi karena kita telat pulang. Tak berhenti di situ kita berpikir soal tas cokelat cantik yang kemarin kita lihat di internet, kemudian kita berpikir bagaimana membelinya, kemudian lanjut memikirkan seorang teman baru yang cantik di kelas, kemudian soal lain hingga membuat kita menghabiskan satu mangkok bakso di siang itu tanpa sadar. 

Tidak terhitung banyaknya hal yang kita pikirkan dalam satu jam saja, apalagi dalam satu hari yang kita lewati. Kita bahkan suka berpikir tentang hal di masa kecil kita, karena bertemu dengan kawan lama, kemudian ingat liburan ke luar kota di lebaran tahun kemarin dan sebagainya. Campur aduknya tempat, peristiwa dan waktu. Membuat pikiran kita sedikit lelah dan kacau. Kemudian yang terjadi adalah, kita mengalami deja vu. Semakin banyak yang kita pikirkan, semakin acak yang kita pikirkan dan semakin cepat maka kemungkinan kamu mengalami deja vu semakin besar. Apalagi jika tidak ditunjang aktivitas fisik yang baik, makanan yang berimbang, serta istirahat yang sangat tercukupi.

Cara mudah agar kamu terhindar dari deja vu:
  • Fokus pada apa yang kamu lakukan.
  • Jangan terlalu sering berpikir meloncat-loncat dengan cepat dan terlalu acak.
  • Makan dengan gizi yang baik dan berimbang.
  • Lakukan olah raga atau aktivitas fisik yang cukup.
  • Istirahat atau tidur malam yang sangat berkualitas.
Mungkin itu bisa membantu menghilangkan deja vu yang kamu alami. Kecuali jika kamu merasa senang mengalami deja v, sila lanjut deja vu-nya.

4 komentar:

  1. Pernah beberapa kali,.. Terimaksih tipsnya :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fikri: berarti kamu pikirannya masih nggak fokus juga hehehe guyon loh
      sama-sama Fikri

      Hapus
    2. Iya, memang kurang fokus kok dulu... aku akui :) :) meskipun guyon tapi itu benar :)
      .
      tapi sudah lama ini tidak deja vu lagi...

      Hapus
    3. Fikri: dah fokus sekarang ya :) kalau pengin de javu berarti gitu lagi aja hehe

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.