Jumat, 25 September 2015

Lebih Hebat dari Gunung

Seorang anak kecil sedang mengumpulkan daun dan ranting pohon. Kawannya yang lain mengamati dan mendekatinya.
"Apa yang kau lakukan? Untuk apa daun dan sampah pepohonan itu?" tanyanya.
Anak yang sedang mengumpulkan daun menatap kawannya yang bertanya,"Ini untuk sesuatu."
"Sesuatu apa?" tanyanya lagi.
"Kau mau tidak aku kasih tahu sesuatu?" kata anak yang sibuk mengumpulkan daun-daun.
"Apa?"

 Anak itu kemudian berdiri dan berjalan mendekati kawannya,"Ku beri tahu rahasia, kau mau?"
Ia mengangguk dan tampak memerhatikan dengan seksama.
"Kau bisa lebih hebat dari gunung." kata anak itu lagi.
"Maksudmu, aku? Gunung? Kau tak bercanda bukan?"
"Kau pasti tak percaya, kau bisa lebih hebat dari gunung yang tinggi dan besar itu."
Kawannya seperti tak percaya, dengan ragu bertanya lagi,"Bagaimana caranya?"
"Kau lihat gunung tinggi itu? Kau bisa seperti dia dan lebih hebat lagi."

Kawannya tampak tak sabar. Dia berjalan mendekat dan berbisik pelan,"Beritahu aku caranya, aku akan menjaga rahasia ini dari semua orang, aku janji."
Anak itu tersenyum,"Baiklah."
"Ikuti aku, kumpulkan daun-daun itu dan sampah pepohonan itu."
"Untuk apa?"
"Kau tadi kau memimtaku memberitahumu sebuah rahasia dan caranya lebih hebat dari gunung, kenapa sekarang kau mendebatku?"
Kawannya tampak merasa bersalah,"Ah baiklah, maafkan aku. Baiklah aku tak bertanya lagi."

Keduanya membuat lubang dan menimbun sampah daun dan ranting itu di sana dan menimbunnya dengan tanah tipis. Kawannya heran,"Hanya begini?"
"Kau mendebatku lagi?"
"Ah maaf."
"Kau tahu, gunung yang tinggi dan hebat itu sesekali memuntahkan tanah dan batu yang kemudian menjadi tanah. Kau mau lebih hebat dari dia? Kau hanya perlu melakukan ini."
"Maksudmu hanya dengan ini?" kawannya menunjuk lubang yang telah tertutup itu.
"Iya, kau bisa seperti gunung yang membuat tanah yang subur untuk para petani, kau bisa menciptakan tanahmu juga dengan ini, dan tak kalah subur dengan milik gunung itu."

"Kau bisa menanam pohon dengan tanahmu itu nanti, kita menyebutnya tanah humus. Kita bisa memiliki tanah dengan ini, mendapat oksigen dari pohon yang kita tanam di tanah ini, dan akar pohon ini menyimpan air untuk kita. Hebat bukan?"
"Jadi, hanya dengan melakukan ini saja, aku bisa mendapat semua itu?"
Anak itu mengangguk sambil tersenyum.
"Baiklah, aku mau lebih hebat dari gunung itu. Aku mau membuat tanahku sendiri, oksigenku sendiri dan menjaga airku sendiri." Kawannya kemudian melangkah pergi.
Anak itu menahan kawannya yang akan berjalan menjauh,"Kau tahu, jika kau lakukan itu kau bahkan lebih hebat dari laut."
"Laut?" tanya kawannya.
Anak itu mengangguk.
"Bagaimana bisa?"
"Itu rahasia."

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.