Sabtu, 02 Maret 2019

Stres Mengurus Anak Lalu Mencari-cari Masalah dengan Orang Lewat

Jalan itu untuk lewat bukan untuk duduk-duduk atau bermain.


Jadi inti masalahnya adalah ketakutan kalian kalau anak kalian tertabrak kendaraan yang lewat. Jadi masalahnya adalah anakmu, kalau masalahnya adalah urusanmu ya jangan membuat repot orang lain yang lewat di jalan. Masalahnya adalah kamu yang tidak bisa menjaga anak-anakmu yang bermain di luar rumah khususnya di jalan. Kalau masalahnya adalah bahwa kamu tidak bisa menjaga anak-anakmu, kenapa jadi orang lain yang harus repot ikut mengurusi anakmu? Kalau kalian khawatir dengan keselamatan anakmu, ya dijaga itu anak-anaknya yang masih kecil, lha kalian kemana? Sibuk ngerumpi, nonton sinetron, mainan ponsel atau tidur? Malah orang lain yang repot ikut jagain anakmu di jalan, bahkan jalan sampai di buat polisi tidur banyak sekali. Apa kalian nggak mikir kalau orang lain juga ada kesibukan, terburu-buru ke rumah sakit misalnya dan apa kalian nggak tahu kalau polisi tidur itu sangat merepotkan dan juga membahayakan. Saya malah pernah membaca di grub komplek saya kalau ada satu orang yang menulis / berkomentar kalau dia sengaja memasang polisi tidur di komplek perumahan dan ingin membuat orang yang lewat jatuh, orang macam apa itu. Polisi tidur juga merusak kendaraan yang lewat jika terus-terusan kena polisi tidur yang dibuat dengan sangat tinggi. Kalau mengendarai motor kecepatan 20 km/jam di dalam komplek saja dianggap ngebut saya rasa orang itu agak stres. Saking stresnya dia mengurus anak sampai mencari-cari masalah dengan orang lain. Menurut peraturan di kota Jakarta saja pita penggaduh maksimal tinggi hanya 4 cm, dan menurut peraturan itu yang bisa memasang pita penggaduh itu hanya mereka yang memiliki ijin pada dinas tertentu. Jadi hal yang kalian anggap benar itu ternyata selain mengganggu dan membahayakan pengguna jalan juga melanggar aturan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan komentarmu di sini.

Update Berkebun