Senin, 28 Maret 2016

Go Set A Watchman

Judul: Go Set A Watchman
Penulis: Harper Lee
Penerbit: PT. Mizan Pustaka
Penerjemah: Berliani Mantili N dan Esti Budihapsari
Cetakan: I September 2015
Tebal: 288 Halaman


"Dua puluh tahun lalu, Jean Louise menyaksikan Atticus sang ayah membela negro di pengadilan Maycomb County. Kini Jean menyadari bahwa Maycomb dan sang ayah ternyata tak seperti yang dia kira selama ini, dan dia pun bukan Scout yang polos lagi."

"Go Set A Watchman merupakan naskah yang diajukan ke pernerbit sebelum To Kill A Mockingbird yang memenangi Pulitzer. setelah 60 tahun dianggap hilang naskah ini ditemukan akhir tahun 2014."
"Yang paling berdaulat dalam setiap diri manusia, Jean Louise, yang menjadi penjaga dalam setiap diri manusia, adalah nurani." (halaman pembuka)
Saya menikmati buku Harper Lee yang ini, karena saya memang belum membaca benar-benar To Kill A Mockingbird. Jadi kalau dibilang bagus yang mana, saya belum bisa membandingkannya. Saya memilih membaca buku dari draft pertamanya ini dulu baru baca buku yang itu. Karena To Kill A Mockingbird pernah sampai di tangan saya dan saya belum juga membacanya, sudah begitu malah saya keburu banyak membaca reviewnya.

Go Set A Watchman menurut saya gambaran sesungguhnya dari kehidupan orang dewasa. Sekilas membaca buku ini jadi ingat film Young Adult sekitaran tahun 2011 yang dibintangi Charlize Theron. Kisah di buku ini juga tentang kembalinya Jean Louise dewasa ke Maycomb setelah sekian tahun lamanya. Sekilas digambarkan bagaimana seorang gadis kecil tumbuh dalam sebuah keluarga tanpa seorang ibu, hanya dengan seorang ayah, kakak laki-laki dan seorang pembantu negro bernama Calpuria. Bagaimana permusuhannya dengan bibinya Alexandra, pertemanan masa kecil dengan Jem, Hank dan juga Dill. Yang ini saya baca dari flashback cerita Jean Louise saja, katanya lebih seru di buku pertamanya. Saya kira cerita kenakalan Scout saat kecil sangat seru di buku pertamanya.

Saya menyimpan beberapa kalimat bagus di buku ini:
"Jean Louise adalah jenis orang yang, ketika diberi jalan keluar yang mudah, selalu mengambil jalan yang sulit..."
"Jean Louise tidak pernah mengenal ibunya, dan tidak pernah mengerti makna kehadiran seorang ibu, tapi dia jarang merasa membutuhkan sosok ibu..."
"...Seratus tahun yang lalu para pria terhormat yang berhubungan dengan wanita kulit berwarna, sekarang orang-orang rendahan." 
Kalimat yang ini membuat saya jadi tahu rasanya punya seorang kakak laki-laki:
"Scout, kalau ada apa pun yang terjadi padamu, entah apa itu-kau tahu- sesuatu yang enggan kau sampaikan kepada Atticus-. Kau tahu, kalau terlibat masalah di sekolah atau apa- kau bisa memberitahuku. Aku akan membantumu.""
Saya ingat kalimat ini:
"Tuhan tidak akan memberimu cobaan lebih daripada yang bisa kaujalani-"
Dan ini dia dua kalimat yang paling hebat dari semua:
"Kelahiran manusia adalah hal yang paling tidak menyenangkan. Berantakan, menyakitkan dan kadang berisiko. Dan, selalu berdarah. Begitu juga dengan peradaban..."
 "Sepasti berlalunya waktu, sejarah kembali terulang, dan seyakin aku pada sifat manusia, maka sejarah adalah tempat terakhir yang dicari manusia untuk mengambil pelajaran."
Demikian selamat menikmati awal minggu dan selamat membaca.  Eh iya, omong-omong jika dua judul buku Harper Lee ini digabungkan, menjadi sebuah kalimat yang 'sesuatu' banget ya.

2 komentar:

  1. Kelahiran di sambut tawa bahagia padahal itu awal perjalanan penuh dosa kalo kita ngak bisa membawa diri ke jalan tuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. kok ngeri banget mas- perjalanan penuh dosa
      semoga diberi jalan yang benar amiiin

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.