Rabu, 10 Februari 2016

Cowok dan Pakaian Dalam

Pernah lihat ada cowok ikut masuk di toko pakaian dalam wanita?
Pernah bukan?


Teman saya kapan itu mengeluh, saat dia membeli pakaian dalam di sebuah toko. Teman saya ini cewek. Itu terjadi karena di sana dia menemukan seorang cewek yang sedang ditunggui pacarnya (kata dia sih cowoknya itu lebih kelihatan masih pacar belum suami, gitu). 

Teman saya spontan berujar agak kencang "Beli pakaian dalam saja mesti dianterin pacar!" sontak cewek dan cowok itu menoleh dan menatapnya. Kawan saya ini juga cuek aja balas menatap ganti pasangan bahagia tersebut. Atau jangan-jangan cowok itu memang sedang mencari pakaian dalam juga kata saya sambil tertawa.

Sejauh yang saya pernah lihat memang pernah saya menemui cowok atau bahkan bapak-bapak (atau om-om) gitu ikut masuk di bagian toko pakaian dalam wanita. Tetapi biasanya yang saya temui pasangan suami istri. Pernah juga bahkan beberapa kali melihat yang seperti masih pacaran gitu. Sebenarnya yang ada di benak kawan saya itu adalah bukankah pakaian dalam hanya dilihat dirinya sendiri ya, bukan pacar? Eh, iyakan? Terus buat apa si cowok ikut memilih pakaian dalam si cewek tersebut? Itu maksud kawan saya. 

Pernah juga kawan saya ini bahkan mendengar si cewek berujar "Yang, ini bagus gak? pas enggak sih yang?" Kawan saya bilang, yang tahu ukuran pakaian dalam itu bukannya dia sendiri, bukan pacarnya ya?

Yang menjadi masalah adalah, untuk beberapa perempuan (beberapa loh ya, mungkin sebagian kecil juga) sangat tidak nyaman mendapati ada seotang laki-laki yang ikut hadir di tempat itu. Mungkin, bagi kawan saya juga mungkin beberapa wanita lainnya, masih ada rasa malu untuk sekedar ada seorang (seorang saja pun) laki-laki di tempat tersebut.

Ya setidaknya, kalau memang mau nemenin pacarnya demi kenyamanan orang lain, bisa to nunggu di tempat lain dulu sampai si ceweknya selesai memilih pakaiannya itu.

Mungkin kalau ibu-ibu cuek saja ya, mau dilihatin mau enggak, mau ada cowok mau enggak. Adakah yang merasa tidak nyaman juga saat memilih pakaian dalam saat ada laki-laki yang ikut memandang gantungan-gantungan pakaian dalam yang berjajar itu? Sila saja kalau komen di bawah biar saya juga tahu alasannya apa?

4 komentar:

  1. Aku selalu bilang ke suami untuk menunggu di tempat lain, karena ya itu tadi ada banyak perempuan yang tidak nyaman ada laki-laki tak dikenal di bagian lingeri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak saya juga begitu, demi kenyamanan pembeli yang lain

      Hapus
  2. Aku selalu bilang ke suami untuk menunggu di tempat lain, karena ya itu tadi ada banyak perempuan yang tidak nyaman ada laki-laki tak dikenal di bagian lingeri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata banyak juga ya yang nggak nyaman mbak

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.