Jumat, 16 Oktober 2015

Kebiasaan Bermotor yang Aneh

Selama berkendara dengan motor di jalan, saya sering menjumpai banyak kebiasaan pengendara motor yang sedikit aneh di Yogya. Saya tidak tahu apakah di tempat lain seperti ini atau tidak. Berikut diantaranya:


  • Langsung berbelok
Berulang kali suami saya komplain masalah satu ini ketika berkendara di jalan. Biasanya ketika seseorang keluar dari gang dan mau masuk ke jalan besar atau jalan raya, dan akan berjalan searah arus kendaraan (ke arah kiri) maka dia melihat ke arah kanan dahulu. Apakah ada kendaraan yang sedang melaju kencang? Atau sedang sepi. Tetapi seringnya, orang akan langsung masuk begitu saja ke jalan. Sehingga hal itu mengagetkan pengendara dari arah dibelakangnya. Jika si pengendara lain siap dan sudah biasa berkendara mungkin saja dia tidak apa-apa, setidaknya bisa menghindar atau mengerem kendaraannya. Tetapi apabila kendaraan itu terburu-buru atau gampang kaget, maka dikhawatirkan dia oleng atau justru menabrak kendaraan yang keluar dari gang itu.

Saya tidak begitu kaget dengan hal ini, toh saya bisa menjaga jarak dengan orang itu bagi saya itu tak masalah. Tapi suami saya selalu komplain masalah ini, seringnya orang akan berbelok begitu saja. Beberapa waktu lalu, suami saya baru saja melihat hal seperti ini, dan si pendara lain sampai oleng karena orang yang keluar dari jalan kecil atau gang itu seenaknya saja berbelok tanpa melihat arah yang berlawanan.
  • Motor baru, tapi beri isyarat belok memakai tangan
Saya juga pernah lihat ini, biasanya orang yang sudah tua. Mungkin masih bingung memakai lampu sein pada motor jadi lebih gampang ketika mau belok memakai isyarat dengan tangan.
  •   Pacaran di jalan
Nah kalau yang ini biasanya yang melakukan sepasang anak muda yang lagi jatuh cinta. Berpacaran di jalan, ngobrol asik di jalan dengan berkendara berjajar lupa kalau itu jalan umum. Jatuh cinta memang berasa dunia milik berdua, tapi please ya ini di jalan, tempat semua orang sedang menuju tempat kerja, menuju rumah sakit, menuju tempat ujian dan semuanya dikejar waktu. Tidak semua yang berkendara bisa nyantai kayak di pantai dan bisa memaklumi perasaan kalian yang sedang berbunga-bunga.
  • Belok ke kanan, tapi berhenti di kiri jalan
Ini juga sering sekali saya temui, terutama yang jarang berkendara atau masih takut berkendara motor di jalan raya. Misalnya saja orang tua, bahkan saya pernah lihat sampai motornya dimatikan dan dituntun untuk menyeberang. Jika hendak berbelok, agak jauh dari tempat berbelok usahakan anda di sisi kanan jalan, dan hidupkan lampu sein motor, sehingga pengendara lain tidak kaget ketika anda berbelok. 
  • Mau berbelok, menengok kebelakang
Meskipun sebenarnya ada lampu spion, tetapi saya sesekali juga melakukan ini dalam kondisi tertentu. Demi keamanan sebenarnya, apalagi jika jalan sangat ramai. Sebenarnya lampu spion sudah cukup memberi informasi ada tidaknya kendaraan di belakang kita saat kita mau berbelok dan posisi kita sudah di tengah jalan. Tetapi kadang posisi lampu spion tidak benar, atau kadang justru buram seperti saat malam. Bagi saya ini tidak apa-apa dilakukan jika anda tidak yakin.
  • Memakai helm hanya saat di jalan raya
Ini sering sekali saya temui di jalan. Misalnya kita mau ke warung dekat rumah, karena dekat kita malas memakai helm. Ada juga alasannya lewat jalan kampung dan tidak ada polisi. Jadi, alasan memakai helm adalah karena ada tidaknya polisi dan jauh dekatnya jarak yang kita tempuh. Padahal, kita tak tahu kapan bahaya di jalan datang. Anda begitu yakin kalau di jalan selalu aman? Siapa yang menjamin anda tidak bakal jatuh atau tidak ada kendaraan yang nyasar. Helm fungsinya menjaga keselamatan anda sendiri bukan menghindari tilang polisi. 
  • Lampu motor pakai senter
Ini belum lama saya temui lagi di jalan, suami saya sampai tertawa saat melihatnya. Jadi lampu motor mungkin mati dan si pengendara memakai senter untuk menerangi jalan saat malam hari.
  • Naik motor pakai payung
Ini juga pernah lihat, saat hujan seseorang yang mungkin tak memiliki jas hujan memakai payung. Mungkin jarak tempuh tidak jauh, jadi tidak begitu kerepotan. Tapi ini cukup berbahaya loh, jangan ditiru.
  • Alon-alon waton nengah
Hadeh yang satu ini sering juga saya temui di jalan. Seseorang yang naik kendaraan nyantai kayak di pantai, pelan tetapi lebih mengambil tempat agak ke tengah jalan. Dia tidak tahu ada yang sedang dikejar absen, dikejar waktu untuk ujian takut telat, atau jadwal keberangkatan kereta api yang mepet. Coba alon-alon waton nengah diganti dengan alon-alon waton minggir (pelan-pelan asalkan di pinggir).
  • Lampu masih merah, sudah tancap gas
Sering ya kita berhenti di lampu merah, dan ketika lampu merah di arah lain sudah menyala dia langsung tancap gas. Saya sebenarnya juga pernah he he, tapi ini berbahaya jadi jangan ditiru. Memang nanti giliran dari arah kita yang hijau dan boleh lewat, tetapi ada baiknya tunggu sampai lampu benar-benar hijau. Takutnya dari arah lain masih ada yang menerobos lampu merah karena melihat dari arah kita masih merah atau belum bergerak. Saya pernah ada di posisi dua-duanya dan pernah melihat yang melakukan itu.

Demikian semoga bermanfaat sobat.

2 komentar:

  1. Spion motorku mbak, nggak ngeeh bener posisinya. Dah diatur ini itu gak pernah nyaman buat liatain kanan - kiri. Alhasil yah sering nengak nengok ke belakang lo mau belok atau pas posisi rame gtu malah deg - degan mau asal serobot, nyalip karena faktor informasi keamanannya kurang dari kaca spionnya yang gak beres.

    Lum ada undang - undang lalu lintas pacaran di jalan mbak, jadi sebelum UU nya keluar dunia masih serasa milik berdua pas berkendara, hihihi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Arief W.S: itu butuh ganti spion secepatnya, daripada jadi galau di jalan. Kalau ramai memang deg-degan kalau pas posisi di tengah jalan gitu, kanan kiri berseliweran kendaraan apalagi kalau lama di tengah jalannya.

      Yoi belum ada ya, yo wis sana yang mau pacaran di jalan, tapi boncengan aja ya jangan berjajar-jajar entar yang lain lewat manaa :)

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.