Kamis, 29 Januari 2015

CARA MUDAH AGAR LANGSING

Perempuan dan Kegemukan

Tubuh yang langsing dambaan kebanyakan perempuan. Baik yang belum menikah atau yang telah menikah perempuan pasti lebih suka dengan tubuh yang lebih ideal. Selain alasan kesehatan juga lebih mudah menemukan pakaian yang dikehendaki ataupun menambah percaya diri. Tapi bagi beberapa perempuan mendapatkan tubuh ideal sepertinya bukan perkara mudah. Faktor gen juga  berpengaruh. Walaupun tidak semua tetapi kebanyakan seseorang dari keluarga yang bentuk tubuhnya ideal maka anggota keluarga yang lain juga cenderung memiliki tubuh ideal. Gemuk itu juga cantik hanya saja mungkin jangan terlalu gemuk. Toh ada kok lelaki yang memang menyukai perempuan yang bertubuh lebih berisi.

Saya dulu juga pernah mengalami masalah berat badan. Tapi saat itu saya tidak begitu memperdulikan berat badan karena bagi saya itu tidak masalah. Dulu badan saya pernah gemuk juga, saya cenderung suka makanan basah dan manis. Tapi anehnya badan saya gampang naik turun beratnya sekehendak saya. Saya juga tidak khawatir karena keluarga saya baik kakak , ibu atau ayah saya bertubuh langsing semua. Maka saya pikir saya juga suatu saat bakal memiliki tubuh seperti mereka. Jadi saya tidak begitu khawatir soal berat badan. Untuk menurunkan berat badan pernah saya coba minum teh tanpa gula, teh hitam tubruk istilahnya. Pahit sih tetapi lumayan cepat menurunkan berat badan. Selain tentunya olah raga atau banyak gerak. Kebetulan rumah di kampung masih seperti umumnya luas dan lapang sehingga membuat banyak gerak. Semisal hendak ke kamar mandi saja harus berjalan beberapa meter tidak seperti rumah sekarang yang cenderung kamar mandi di dalam ruangan kamar atau kamar tidur. Dulu juga mungkin kendaraan masih minim sehingga kemana-mana masih jalan kaki bukan seperti saat ini ke warung dekat rumah saja naik kendaraan.

Masalah berat badan mulai muncul ketika saya menikah. Setelah hamil berat badan naik cukup banyak sekitar 15 kilogram. Untuk menurunkannya juga saya tidak usaha keras, biasa saja ya itu tadi saya terlalu pede mungkin he he. Saya ternyata keliru badan saya bisa naik juga sesuka hati, maka saya mulai sibuk menurunkan berat badan. Bayangkan dulu perut yang langsing tak berlemak setelah melar karena hamil dan melahirkan maka bisa jadi perut akan diisi lemak jika tidak rajin olah raga. Beda dengan perut perempuan yang belum pernah hamil. Saya rasa ada rongga di perut ibu -ibu yang memungkinkannya diisi lemak tubuh jika tidak hati -hati. Kakak saya punya jurus jitu setelah hamil, bagi orang jawa sudah tradisi setelah melahirkan untuk mengembalikan perut seperti semula harus memakai stagen ( apa sih bahasa indonesianya ya?). Itu kain yang dililitkan di perut yang panjang banget, ribet tetapi ternyata kakak saya mampu memakainya selama 8 bulanan. Hasilnya perutnya seperti sediakala. Sedang saya, he he gak sanggup, cari stagen saja yang pendek bukan yang panjang banget itu. Selain itu juga rajin minum jamu kakak saya.

Beberapa cara mudah agar langsing :

  • Tertawa lepas, cara ini terdengar aneh tetapi tertawa lepas ternyata mampu membakar kalori tubuh. Setiap menit kita tertawa maka 1,3 kalori telah terbakar begitu menurut yang saya baca.
  • Kunyah permen karet, terdengar aneh lagi tetapi ini menurut yang saya baca selama 12 menit mengunyah permen karet mampu membakar 11 kalori.
  • Tidur cukup, menurut berbagai sumber membuat tubuh membakar kalori dengan baik. Istirahat cukup membuat tubuh terhindar dari obesitas demikian menurut berbagai penelitian yang saya baca. Cukup itu antara 7-8 jam perhari.
  • Minum air putih, dengan 8 gelas perhari mampu membakar 100 kalori setiap harinya. Selain menghindari dehidrasi juga menyelamatkan tubuh dari sinyal lapar yang salah dibaca olah otak.
  • Terus bergerak, sekarang seperti saya jelaskan diatas tadi segala fasilitas kita telah dimudahkan dengan tehnologi semisal semula kita perlu belanja ke pasar berjalan kesana kemari sekarang cukup klik di layar hape maka semua sudah terbeli. Gerak yang mudah misalnya jangan malas membuang sampah, jangan hanya duduk di depan televisi seharian dll.
  • Berpikir, sepertinya mudah tetapi ternyata berpikir cukup menguras energi dan kalori juga. Dengan berpikir seprti memecahkan teka teki silang, membaca buku yang berat, atau mengerjakan soal matematika dan fisika yang rumit kita akan membakar kalori tubuh dengan jumlah banyak. Jarang kita temui seorang yang pintar atau cerdas dengan berat badan berlebih bukan?
  • Sarapan, sering demi diet kita melewatkan sarapan pagi. Padahal sarapan ini membuat kita tidak mengemil seharian karena perut telah terisi. Tidak harus nasi, bisa saja buah atau roti isi. Kadang kita lupa atau menghindari makan pagi atau sarapan tetapi karena terdorong rasa lapar kita malah membeli jajanan manis yang jumlahnya lebih banyak plus keripik - keripik yang tidak mengenyangkan.
  • Lakukan hobi, bisa saja kegiatan kesukaan kita membantu menurunkan berat badan dan membuat tetap langsing, contohnya bersepeda, berenang, berlari, berkebun, bermain catur dan lainnya.
  • Kunyah makanan dengan baik, ini jarang kita lakukan saat sangat lapar. Saya juga kadang begitu. Kita cenderung menyantap dengan cepat apa yang di piring kita, dan tanpa kita sadari sinyal kenyang di otak terbaca lebih lambat karena pecernaan makanan kita baru berlangsung. Akibatnya kita merasa kenyang setelah menghabiskan banyak makanan. Mengunyah perlahan akan membuat pencernaan kita baik juga memberi sinyal kenyang yang benar pada otak.
  • Berhenti sebelum kenyang, saran ini juga diajarkan Nabi Muhammad Saw. Ternyata benar, kalau kita membiasakan berhenti makan sebelum kenyang maka perut kita dan tubuh kita juga akan terbiasa seperti itu. Jika kita biasa makan berlebih hingga sangat kenyang maka tubuh kita juga akan terus berlaku seperti itu. Maka biasaka lambung kita menerima sepertiga isinya saja, dengan demikian kita sudah kenyang pada saat yang benar.
  • Rempah- rempah, negeri kita kaya rempah yang selalu mewarnai makanan kita. Bahkan bangsa lain juga suka dengan rempah nusantara ini. Ternyata beberapa rempah dalam makanan selain menyehatkan juga membantu sistem pencernaan kita. Akibatnya tentu saja menurunkan berat pada angka ideal. Semisal lada, jahe, cabai dan lainnya.
  • Makan sebelum malam, ini agaknya agak berat. Terutama yang kerja hingga larut malam. Ada nasehat dari om saya yang terkena diabetes dan kegemukan pada mulanya, katanya jangan makan terlalu malam diatas jam 9 malam. Apalagi makanan yang kurang sayuran dan tidak sehat, semisal bakmi, pecel lele dan lainnya. Sesekali makanlah makanan berdaun hijau dan diolah dengan sehat di dapur kita.
  • Alat makan yang tepat, saya membaca saran ini agak aneh tetapi benar juga. Ada saudara jauh yang obesitas sebagian keluarganya (anak perempuan), mereka memiliki kebiasaan makan dengan piring yang kecil tetapi berulang kali. Jadi bukan piring besar yang memuat makan hanya sekali, tetapi piring kecil dan berkali - kali. Jadi, bijaklah memilih alat makan.
  • Gunakan baju ukuran pas, saran ini juga terdengar aneh. Tetapi benar juga dengan baju yang lebih longgar dan lebar maka kita tidak pernah khawatir dengan tubuh kita dan selalu merasa nyaman dengan keadaannya. Lihat saja ibu -ibu pasti suka sekali dengan daster he he. Jadi kita harus sadar dengan keadaan kita, termasuk dengan pakaian yang pas secara psikologis akan membuat kita makan secukupnya saja.
  • Lakukan kegiatan di rumah, memasak, mengepel, menyapu, mencuci kendaraan, membersihkan gudang dan lainnya cukup membantu membuat tubuh terus bergerak. Bergerak maka membakar kalori, membakar kalori maka lemak berkurang dan tubuh menjadi lebih ideal. So, lakukan sendiri pekerjaan di rumah, jangan mengandalkan pembantu dan lainnya.
Demikian semoga bermanfaat sobat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.