Senin, 18 Agustus 2014

Gembul Muntah

Beberapa bulan yang lalu ada pendatang baru di rumah kami. Seekor kucing persia berbulu putih tulang dan sedikit keabu - abuan di ekor kaki dan mukanya. Kami menamainya Gembul. Akhirnya setelah sekian lama tidak memelihara kucing kami kembali memiliki kucing yang lucu ini. Lain dengan kucing kucing sebelumnya yang bukan kucing berbulu panjang, kami agak kerepotan dengan bulu - bulunya itu. Tetapi sekaligus menggemaskan melihat tingkahnya. Lain dengan kucing kampung yang kami pelihara sebelumnya kucing ini tampak sangat pendiam dan jarang mengeong. Selain itu dia juga tidak begitu aktif. Mungkin dari kecilnya dulu tidak sering diajak bermain, karena kami mengadopsinya ketika sudah berumur delapan bulan. 


Beberapa waktu kemarin pas kami tinggal kami titipkan di Pet shop dekat rumah. Dulu pernah saya titipkan agak jauh dan di penitipan itu juga banyak kucing sakit yang di rawat jadi kami kurang nyaman menitipkan kucing kami disana. Selain dekat Pet shop dekat rumah ini juga bersih dan juga sama - sama ada dokternya seperti petshop kebanyakan. Pertama kali kami mandikan / grooming disana karena ada sedikit kutu maka disarankan oleh dokternya mandi khusus kucing berkutu katanya dengan begitu kutu hilang sendiri jika masih sedikit. Dan benar saja kutunya hampir tak ada lagi, selain itu wanginya bulu kucing kami membuat kami nyaman bermain dengannya. Selain itu kuku di potong juga telinga di bersihkan, tak lupa beberapa bagian bulu juga dirapikan.

Ada yang aneh beberapa waktu lalu ada sebagian bulunya yang gimbal seperti bola, kata dokternya kurang rajin di sisir. Setelah membaca baca juga ternyata bulu yang ditelan kucing ternyata berbahaya. Hingga kemarin saya dapati Gembul muntah, saya perhatikan ternyata bukan makanan tetapi gumpalan bulunya sendiri. Saya jadi ingat film animasi burung hantu The Guardian kalau tidak salah, dimana burung hantu juga memuntahkan bola bulu dari tikus yang dimakannya. Wah syukurlah ternyata Gembul bisa memuntahkan bulu yang di telannya saat menjilati bulunya itu. Karena kucing persia bulunya termasuk kucing berbulu panjang atau long hair. Selain rajin mengganti pasir, memperhatikan makan dan minum kami juga tidak memberikan makanan selain makanan kucing kering itu. Karena saya diberitahu agar tidak memberikan makanan mengandung garam karena bisa merontokkan bulunya.

Demikian cerita Gembul kucing kami yang baru, sayang fotonya belum saya upload hehe kalau bisa insyaalllah kapan- kapan akan saya upload disini.

(Ternyata kucing saya si Gembul menurut beberapa artikel yang saya baca termasuk kucing Persia Himalayan, memang tidak berhidung pesek seperti Persia dan warna bulunya lebih mirip kucing Siam )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.