Senin, 23 Juni 2014

JAM WEKER ATAU ALARM


SENANG JADI JAM WEKER
Jam weker
Jam weker atau beker dibutuhkan ketika seseorang hendak bangun dengan tepat waktu. Sebenarnya saya tidak ada ide jadi saya iseng nulis kisah kawan saya ini. Kawan saya juga tidak keberatan kisahnya saya tuangkan disini. Setidaknya saya melupakan kejadian hari libur kemarin yang agak tidak mengenakkan, dari keram jempol kebanyakan main hape sampai jatuh kepeleset. Orang jawa itu banyak bersyukurnya ya, biar jatuh bisa bersyukur walau pake ngumpat dikit. Bersyukur karena yang jatuh saya bukan anak saya, soalnya beberapa menit sebelumnya anak saya yang lewat situ. Meskipun sudah berumur setidaknya reflek tubuh ini masih bagus untuk mencegah cedera fatal. Alhamdulillah pokoknya. Mengenai jempol yang kram hehe itu sungguh memalukan sebenarnya, kebanyakan mainan hape selama dirumah. Semoga saya segera insyaf untuk yang satu ini. Dan sejenak melupakan fans girl band yang memburu hingga ke facebook saya karena mungkin tidak suka dengan posting saya beberapa waktu yang lalu, ah sudahlah itu hak mereka suka atau tidak.

Kembali ke Jam weker, oh iya kalau sekarang mungkin sudah jarang ya jam weker, kehadirannya sudah digantikan alarm dihape atau perangkat komunikasi lainnya. Kasihan juga produsen jam weker pasti mulai berkurang. Kok kayaknya semakin jauh melenceng ya, kembali ke topik jam weker kawan saya ini suka sekali jadi jam weker hidup. Maksudnya kawan ini punya pacar yang selalu minta dibangunin oleh dia. Dari mulai bangun pagi, bangun dari bobok siang dan juga bangun malam. Kok bisa kayak minum obat ya, tiga kali sehari. Sepertinya pacarnya ini senang sekali dengan nada jam wekernya yang satu ini jadi selalu minta dibangunkan oleh kawan saya hehe. Kalau nada jam weker ya gitu gitu aja mungkin ini nadanya pakai kosa kata yang lebih kompleks.

Oh iya sekarang baru musim piala dunia ya mungkin fungsi alarm atau jam weker lagi sangat dibutuhkan. Karena jam siaran langsungnya juga kadang tidak pasti di sore hari semua tetapi kadang jam satu atau dua dini hari di saat sedang tidur. Sekarang apakah anda lebih suka jam weker atau alarm di hape? saya sendiri tidak punya jam weker, jam weker di rumah terakhir saya lihat di rumah kakek saya. Nah soal jam weker ini malah unik karena tidak pakai batu baterai. Jam weker itu hanya butuh diputar saja seperti mainan yang pakai pegas.

Wah cukup ini saja melanturnya soal jam weker hehe semoga ada manfaatnya bagi yang membaca. Apapun itu yang penting kita tidak lupa waktu dan bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Tidak lupa saya ucapkan "Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan" bagi yang menjalankan semoga amal ibadah kita bisa lancar dan diterima oleh Allah Swt. Amin. Jangan lupa pasang alarm untuk sahur hehe.

3 komentar:

  1. Loh sudah puasa Ramadhan?
    Metode melantur Anda sangat cocok untuk mendeteksi pengunjung apakah benar-benar membaca isi posting atau hanya sekedar membaca judul, nice.

    Kalau masalah teman dan pacarnya saya skip saja ya, saya mau komentar tentang Anda. Sama seperti Anda saya tak punya jam weker kalau butuh ya pakai alarm hp saja.

    BalasHapus
  2. Second Mind : Hehe ya belum, masih besok sabtu insyaallah mulai puasanya ya, hehe bukan metode itu. Yup alarm is the best. Terima kasih sudah berkunjung juga, salam kenal.

    BalasHapus
  3. Meskipun bukan metode tapi itu dapat dianggap sebuah metode karena alurnya jelas.

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.