Kamis, 24 April 2014

Review Buku The Freaky Teppy

Review Buku The Freaky Teppy
The Freaky Teppy
Judul      : The Freaky Teppy, Cerita hidup penuh tawa walau luka-luka
Penulis   : Stephany Josephine
Tebal     : 176 Halaman
Penerbit : Gagasmedia
Terbitan : 1,Tahun 2013

Sekilas Tentang Penulis

Masih pengin nulis tentang buku lagi, kali ini saya mau cerita soal buku The Freaky Teppy karya Stephany Josephine Agnes Lea Ena. Penulis kelahiran Banjarmasin, berdarah Flores dan Dayak. Cantik pastinya, kalau tidak percaya lihat saja blognya mbak Teppy ini. Mbak Teppy ini hobi banget travelling dan catatan perjalannya banyak ditulis di blognya juga. 



Tentang The Freaky Teppy

Pertama kali lihat buku ini yang menarik sampul merahnya yang ngejreng juga gambar lucu di depan itu. Isi bukunya dominan warna ungu termasuk tulisan dan gambar - gambar lucunya. Buku ini lucu banget sampai ketawa- ketawa sendiri baca tulisan mbak Teppy yang spontan dan sukses membuat saya terpingkal -pingkal. Gak heran kalau mbak cantik ini pernah bekerja di sebuah acara komedi di sebuah statusiun televisi swasta. 

Buku ini bercerita tentang pengalaman hidup penulis yang sebenarnya ngenes ( bahasa penulis sendiri ) dahulu yang di ceritakan dengan lucu banget. Maksudnya dia bisa menertawakan kejadian - kejadian dari sedih hingga memalukan yang pernah terjadi. Pokoknya saya suka buku ini. Dari mulai prolog, cerita - cerita hingga epilog semuanya lucu. Kalau yang baca tidak tertawa saya kira ada yang salah dengan selera humornya.

Dari kisah semasa kuliah, sampai dia bekerja di dengan bos expat yang pelit hingga cerita travelling ke gunung yang super horror tapi lucu. Buku ini cocok banget buat yang hobi baca cerita lucu, tetepi penulis bercerita dengan bahasa yang benar- benar seperti kita mendengar dia berbicara apa adanya. 

Contohnya ini :
"Karena rumah gue waktu itu sempit banget, menangis menjadi hal yang sangat susah untuk di sembunyikan. Nah daripada malu, akhirnya gue memilih kabur ke kamar mandi untuk nangis di sana. Maka terjadilah reka ulang adegan dramatis Alya AADC oleh Stephany Josephine, saudara -saudara... Not. Ya kali ada shower di kamar mandi di kontrakan sempit itu yang ada cuma satu gentong biru gede sama gayung. Jadi kalau lagi sedih, cara penyaluran emosi yang biasa gue lakukan adalah mandi dengan membuka kran air besar besar biar suara gue enggak kedengeran, terus nangis deh...sambil gayungan"
Menertawakan pengalaman-pengalaman sial nan memalukan yang bisa jadi sedang atau pernah kamu alami juga. 'cause one of the best ways to survive life is to laugh it up' - begitu tulisnya. Oh iya buku ini bertebaran kalimat dengan bahasa inggris karena karena mbak Teppy memang ahlinya untuk itu hehe.

Ukuran bukunya juga pas tidak begitu tebal tidak juga sangat tipis, pas banget. Ukuran bukunya juga tidak begitu besar lebih kecil sedikit dari buku tulis sehingga mudah nyelip di tas kalau mau di tenteng kemana - mana buat di baca.

Demikian review buku kali ini , semoga bermanfaat. Selamat membaca.
Terimakasih sudah membaca tulisan ini juga hehe.


4 komentar:

  1. bahasanya luwes ya Mbak kalo pake elu gue gitu. jadi pengin nulis yang kayak gitu. nyantai dan bebas kesannya

    BalasHapus
  2. Pak Zach : hehe kalau saya gak bisa pak pakai elu sama gue gue gitu, aneh rasanya, lidah jawa soalnya. Pak Zach kalau mau pakai monggo saja, biar lebih nyantai hehe

    BalasHapus
  3. Waaaaaaaaaaah! Terima kasih banyak ya mbak sudah baca dan sudah review :D Seneng banget bacanya. Thank youu! God bless :)

    BalasHapus
  4. mb.Teppy : waaaaaa ada penulisnya hehehe, seneng saja baca buku mb Teppy yang lucu, di tunggu buku- buku berikutnya mb :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan membaca tulisan ini. Jangan lupa tinggalkan jejak komentarmu di sini.